Aopok.com - Namaku Adit. Aku lahir di satu keluarga pegawai perkebunan
yang memiliki lima orang anak yang semua laki-laki. Yang tertua adalah aku. Dan
ini menjadi akar masalah pada kehidupan remajaku. Jarang bergaul dengan
perempuan selain ibuku, akupun jadi canggung kalau berdekatan dengan perempuan.
Maklumlah di sekolahku umumnya juga cowok semua, jarang perempuan.
ini menjadi akar masalah pada kehidupan remajaku. Jarang bergaul dengan
perempuan selain ibuku, akupun jadi canggung kalau berdekatan dengan perempuan.
Maklumlah di sekolahku umumnya juga cowok semua, jarang perempuan.
Selain itu aku merasa rendahdiri dengan penampilan diriku di
hadapan perempuan. Aku tinggi kurus dan hitam, jauh dari ciri-ciri pemuda
ganteng. Wajahku jelek dengan tulang rahang bersegi. Karena tampangku yang
mirip keling, teman-temanku memanggil aku Pele, karena aku suka main sepakbola.
hadapan perempuan. Aku tinggi kurus dan hitam, jauh dari ciri-ciri pemuda
ganteng. Wajahku jelek dengan tulang rahang bersegi. Karena tampangku yang
mirip keling, teman-temanku memanggil aku Pele, karena aku suka main sepakbola.
Tapi sekalipun aku jelek dan hitam, otakku cukup encer.
Pelajaran ilmu pasti dan fisika tidak terlalu sulit bagiku. Dan juga aku jagoan
di lapangan sepakbola. Posisiku adalah kiri luar. Jika bola sudah tiba di
kakiku penonton akan bersorak-sorai karena itu berarti bola sudah sukar direbut
dan tak akan ada yang berani nekad main keras karena kalau sampai beradu tulang
kering, biasanya merekalah yang jatuh meringkuk kesakitan sementara aku tidak
merasa apa-apa. Dan kalau sudah demikian lawan akan menarik kekuatan ke sekitar
kotak penalti membuat pertahanan berlapis, agar gawang mereka jangan sampai
bobol oleh tembakanku atau umpan yang kusodorkan. Hanya itulah yang bisa
kubanggakan, tak ada yang lain.
Pelajaran ilmu pasti dan fisika tidak terlalu sulit bagiku. Dan juga aku jagoan
di lapangan sepakbola. Posisiku adalah kiri luar. Jika bola sudah tiba di
kakiku penonton akan bersorak-sorai karena itu berarti bola sudah sukar direbut
dan tak akan ada yang berani nekad main keras karena kalau sampai beradu tulang
kering, biasanya merekalah yang jatuh meringkuk kesakitan sementara aku tidak
merasa apa-apa. Dan kalau sudah demikian lawan akan menarik kekuatan ke sekitar
kotak penalti membuat pertahanan berlapis, agar gawang mereka jangan sampai
bobol oleh tembakanku atau umpan yang kusodorkan. Hanya itulah yang bisa
kubanggakan, tak ada yang lain.
Artikel Terkait
Tampang jelek muka bersegi, tinggi kurus dan hitam ini
sangat mengganggu aku, karena aku sebenarnya ingin sekali punya pacar. Bukan
pacar sembarang pacar, tetapi pacar yanf cantik dan seksi, yang mau
diremas-remas, dicipoki dan dipeluk-peluk, bahkan kalau bisa lebih jauh lagi
dari itu. Dan ini masalahnya. Kotaku itu adalah kota yang masih kolot, apalagi
di lingkungan tempat aku tinggal. Pergaulan antara laki-laki dan perempuan yang
sedikit mencolok menjadi sorotan tajam masyarakat. Dan jadi bahan gunjingan
ibu-ibu antar tetangga. Lanjut baca!
sangat mengganggu aku, karena aku sebenarnya ingin sekali punya pacar. Bukan
pacar sembarang pacar, tetapi pacar yanf cantik dan seksi, yang mau
diremas-remas, dicipoki dan dipeluk-peluk, bahkan kalau bisa lebih jauh lagi
dari itu. Dan ini masalahnya. Kotaku itu adalah kota yang masih kolot, apalagi
di lingkungan tempat aku tinggal. Pergaulan antara laki-laki dan perempuan yang
sedikit mencolok menjadi sorotan tajam masyarakat. Dan jadi bahan gunjingan
ibu-ibu antar tetangga. Lanjut baca!

0 Response to "Cerita Seks Tante Sari Yang Masih Seksi dan Muda"
Posting Komentar